Showing posts with label linux. Show all posts
Showing posts with label linux. Show all posts

Saturday, June 24, 2017

Menjalankan Python Pada Startup Raspberry Pi

Bahas pemrograman python cukup banyak digunakan para developer, dengan munculnya dan semakin boomingnya perangkat raspberry maka bahasa python ini pun ikut semakin populer digunakan oleh para programmer untuk membuat aplikasi di raspberry. Tentunya akan sangat dibutuhkan agar program secara otomatis dijalankan setelah perangkat raspberry dinyalakan agar tidak dibutuhkan untuk start program secara manual.

Berikut cara untuk menjalankan python pada startup raspberry menggunakan crontab :
  1. Apabila script yang ditulis memiliki hubungan atau dependensi dengan file lain yang ada pada satu folder maka saya akan membuat bash script terlebih dahulu, berikut contohnya :
    nano new_startup_program.sh
  2. Di dalam file new_startup_program.sh isikan script seperti di bawah :
    #!bin/sh

    cd /
    cd /home/pi/
    python nama_program.py &
    cd /
  3. Kemudian save dan exit.
  4. Ubah permission dari new_startup_program.sh dengan cara :
    chmod 775 new_startup_program.sh
  5. Setelah semua selesai coba jalankan script berikut untuk menguji apakah bash file sudah berhasil :
    sh new_startup_program.sh
  6. Apabila sudah berhasil tambahkan ke crontab  :
    sudo crontab -e
  7. Untuk pertama kali kita akan diminta untuk memilih editor yang akan digunakan, saya lebih merekomendasikan editor NANO karena paling mudah menurut saya, pilih 2 untuk memilih editor tersebut. Setelah masuk ke dalam file ketikkan script berikut di baris paling akhir sebelum exit :
    @reboot sh /home/pi/new_startup_program.sh
  8. Save dan exit dengan Ctrl-x dan Y
  9. Restart raspberry untuk uji coba
Sekian step by step untuk membuat script python menjadi startup pada raspberry pi.

Wednesday, February 2, 2011

Perintah Dasar Linux


ls
Menampilkan isi dari suatu direktori. Perintah ini bisa berdiri sendiri ataupun dijalankan dengan argument.

dir
Memiliki fungsi yang sama dengan perintah ls, yaitu menampilkan is direktori. Anda bisa membuka manual dari perintah dir. Pemberian option dan argument sama dengan perintah ls.

pwd (print working direktory)
Menampilkan direktori yang sedang aktif (curent directory). Perintah ini tidak mempunyai option dan argumen.

whatis
Perintah ini menampilkan informasi singkat mengenai suatu perintah.

info
Selain mencari bantuan dari man, perintah info juga bisa digunakan untuk membaca dokumentasi dari suatu perintah. Tetapi tidak semua distro Linux menyediakan fungsi info ini.

apropos

man, info dan whatis bisa membantu anda, asalkan anda mengetahui nama perintah yang ingin anda cari dokumentasinya. Sekarang kalau anda tidak mengetahui dengan pasti nama perintahnya bagaimana? Inilah saatnya perintah apropos bisa membantu anda.

rmdir
Perintah untuk menghapus direktori kosong.

man
Perintah dapat menampilkan manual mengenai sebuah perintah jika kita ingin mengetahui fungsi sebuah perintah, lengkap yang terdiri dari
NAME, yang berisi nama perintah dan keterangan singkat fungsi dari perintah. SYNOPSIS, DESCRIPTION, EXAMPLE, OPTION dsb.

--help

Bantuan yang satu ini berupa option yang bisa kita tambahkan ke perintah dasar yang kita inginkan. Penambahan option ini bertujuan untuk menampilkan informasi singkat mengenai perintah tersebut.


_________________________________________________________________________

Perintah Dasar yang Berhubungan dengan Manajemen File

touch
Perintah untuk mengganti waktu pembuatan suatu file. Tetapi bila file yang anda ketikkan belum ada maka secara otomatis file tersebut akan dibuat. Anda bisa menentukan tipe file yang anda inginkan. Tetapi file yang dibuat dengan perintah ini adalah file kosong (tidak ada isinya).

cat
Perintah cat, digunakan untuk menampilkan isi file. Biasanya file yang ditampilkan dengan perintah ini adalah file yang bertipe teks. Dan yang pasti bukan file kosong.

more
Perintah ini bisa digunakan untuk menampilkan isi file teks dengan tampilan perlayar. Anda akan membutuhkan perintah ini saat anda membaca file yang panjang. Untuk menampilkan layar selanjutnya gunakan tombol spasi. Tetapi dengan more anda tidak bisa melihat tampilan di layar yang terdahulu.

less
Memiliki fungsi yang sama dengan more, tetapi anda bisa menampilkan tampilan layar terdahulu dengan menggunakan tombol panah atas atau Page Up.

cp
Berfungsi untuk mengcopy atau menduplikat file dan direktori.

mv
Perintah untuk memindahkan file dan direktori. Perintah ini juga bisa digunakan untuk merename (mengganti) nama file atau direktori.

rm
Untuk menghapus (remove) file atau direktori.

find
Mencari suatu file dalam direktori tertentu. Anda bisa melakukan pencarian berdasarkan nama, ukuran, waktu pembuatan file dsb. dengan memberikan option yang anda inginkan.

which
Menampilkan lokasi perintah dasar yang anda cari. Perintah ini juga bisa digunakan untuk mencari file program yang bisa dieksekusi.

whereis
Hampir sama dengan which, menampilkan lokasi perintah dasar, tetapi dengan whereis lokasi file binary, source dan manual juga ditampilkan.

tar
Untuk mengextract (memekarkan) file yang di kompres dengan menggunakan perintah teks di linux, anda bisa menggunakan perintah ini. File yang bisa diextract dengan menggunakan tar adalah file-file yang berekstensi .tar.gz atau .tar.bz2

unzip
Perintah ini digunakan untuk mengekstrak file yang di kompress yang berekstensi .zip



_________________________________________________________________________

Perintah yang berhubungan dengan Pemrosesan String
 
String adalah serangkaian karakter. Linux menyediakan beberapa
perintah yang dapat digunakan berkaitan dengan proses string, seperti
mencari karakter, pengurutan dan lainnya.

head
Perintah ini digunakan untuk menampilkan beberapa baris awal dari isi file. Misalnya ingin menampilkan 8 baris pertama saja. Secara default yang ditampilkan adalah sepuluh (10) baris awal file. Jika ingin menampilkan jumlah baris tertentu, tambahkan option -nx, dimana x adalah jumlah barisnya.

tail
Menampilkan isi akhir file. Untuk menampilkan beberapa baris terakhir dari isi file gunakan perintah tail. Secara default yang ditampilkan adalah sepuluh baris akhir file. Jika ingin menampilkan jumlah baris tertentu, tambahkan option -nx, dimana x adalah jumlah barisnya.

grep
Anda dapat mencari karakter atau kata yang diinginkan dari sebuah file yang terdiri dari banyak kalimat. Perintah yang digunakan adalah
grep. Dengan perintah ini pencarian lebih mudah dilakukan.

wc
Perintah untuk menampilkan jumlah baris, jumlah kata dan ukuran dari sebuah file.

sort
Apabila anda ingin menampilkan isi file teks secara urut. Gunakan perintah ini.


________________________________________________________________________

Perintah-perintah yang berhubungan dengan informasi system

uname
Perintah ini akan menampilkan informasi system komputer anda, antara lain tipe mesin komputer, hostname, nama dan versi sistem operasi dan tipe prosesor. Informas yang anda dapatkan sesuai dengan option yang anda berikan.

date
Perintah untuk menampilkan tanggal dan waktu system

cal
Untuk menampilkan kalender.

df
Perintah untuk menampilkan penggunaan space filesystem dari hardisk anda.

du
Perintah untuk menampilkan ukuran direktori atau file.

uptime
Untuk mengetahui informasi tentang lama sistem berjalan setelah terakhir reboot atau mati. Informasi yang diberikan adalah waktu sekarang, lama sistem telah berjalan, berapa jumlah user yang login, dan load sistem sejak 1 menit, 5 menit dan 15 menit terakhir.

hostname
Perintah untuk menampilkan nama dari komputer (hostname).

free
Perintah untuk menampilkan penggunaan memori.

ps
Perintah 'ps' merupakan akronim dari “process status”. Akan memberikan informasi status proses pada sistem kita. Menampilkan
berbagai informasi mengenai proses apa saja yang sedang aktif, siapa pemilik proses tersebut, berapa lama proses berjalan dan berapa ID atau nomor pengenal proses.

pstree
Perintah ini fungsinya sama dengan perintah ps, tetapi ditampilkan dalam bentuk pohon. Sebenarnya di Linux tidak ada proses yang berdiri sendiri.


________________________________________________________________________

Perintah dasar yang berhubungan dengan User

who
Perintah ini digunakan untuk menampilkan user yang sedang login saat ini. Informasi yang tampak adalah nama user, di terminal (pts) berapa user tersebut berada dan waktu loginnya.

whoami
Bila anda ingin menampilkan user yang sedang aktif anda bisa menggunakan perintah ini.

id
Gunakan perintah id untuk menampilkan identitas user. User yang ingin ditampilkan identitasnya adalah user yang sedang aktif (login).

tty
Jika untuk menampilkan informasi tentang user yang sedang aktif anda menggunakan whoami, untuk menampilkan nama terminal dimana
saat ini anda berada gunakan perintah tty ini. Di Linux anda bisa membuka beberapa terminal, ini disebut virtual terminal.

su atau su -
Anda dapat berpindah dari user yang sedang aktif menjadi user lain tanpa harus melakukan logout. Gunakan perintah su

adduser atau useradd
Untuk membuat user baru digunakan perintah adduser atau useradd. Perintah ini harus dijalankan melalui user root. Login atau
bergantilah dari user biasa ke user root.

visudo dan sudo
User biasa dapat menggunakan hak root sehingga dapat menjalankan perintah-perintah milik root. Untuk menggunakan hak root,
digunakan perintah sudo. Tetapi sebelum menggunakan perintah sudo, user tersebut sudah harus masuk dalam daftar pengguna sudo. Untuk memasukkan user kedalam daftar, gunakan perintah visudo (ingat untuk bisa melakukan perintah visudo anda harus memiliki hak akses root ).

passwd

Setelah membuat user baru dengan perintah useradd, kita perlu membuatkan password. Gunakan perintah passwd. Perintah ini juga digunakan jika Anda ingin mengganti password yang sudah ada. Untuk mengganti password user lain, gunakan user root. Jika user ingin mengganti password nya sendiri, tidak diperlukan user root.

userdel
User yang sudah dibuat juga dapat dihapus. Gunakan perintah userdel untuk menghapus user.

groupadd
Perintah ini digunakan untuk membuat group. Group yang dimaksud disini adalah sekelompok user yang saling bergabung dan mempunyai
ketentuan tersendiri di kelompoknya.

groupdel
Group yang ada juga dapat dihapus. Gunakan perintah groupdel



Jika ada pertanyaan, silahkan tinggalkan komentar...

Susunan Direktori Filesystem Linux



Perbedaan antara susunan direktori filesystem pada Windows dan Linux yang berbeda, kerap membuat banyak newbie yang ingin migrasi ke Linux / yg baru mempelajari Linux menjadi bingung. Jika secara kasar bagi pengguna awam di Windows biasanya terbagi atas drive C, D, maupun E. Yang biasanya System dari Windows tersebut dimasukkan di drive C. Namun persepsi inilah yang harus kita rubah jika ingin mempelajari direktori di Linux lebih dalam, karena di Linux partisi untuk susunan filesystemnya berbeda. Yang perlu diketahui di Linux bukan terbagi atas drive C,D, maupun E, melainkan terbagi atas susunan direktori. Secara detailnya susunan direktori di Linux adalah seperti di bawah ini :

 
  •  / ( Root folder ) :
    menduduki posisi puncak di dalam hirarki, direktori ini dilambangkan dengan tanda slash ( / ) atau biasa disebut garis            miring. Direktori ini membawahi semua direktori penting lainnya. Sehingga penulisan direktori lainnya selalu                              menggunakan tanda / di depannya, yang menunjukkan kalau direktori tersebut dibawah root.

  •  /bin                  :
    Direktori ini berisi perintah dasar yang dibutuhkan oleh system maupun user. Sebagian perintah dasar yang bisa anda jalankan disimpan dalam direktori ini.

  •  /boot                :
    berisi program dan data yang dibutuhkan pada saat melakukan proses booting (menjalankan) system.

  • /dev                  :
    direktori tempat file device.

  • /etc                   :
    berisi file konfigurasi system.

  • /home               :
    direktori tempat menyimpan data user. Setiap user yang terdaftar secara otomatis akan dibuatkan direktori /home.

  • /lib                     :
    berisi file-file library dari aplikasi yang ada di system. Kadang satu file library digunakan oleh beberapa aplikasi secara bersama-sama.

  •  /media              :
    saat anda memasang flash disk ke komputer, anda bisa menemukan direktori flash disk di /media, karena direktori ini akan berisi media yang bisa dibongkar pasang di komputer anda. Seperti cdrom, floppy disk, flash disk, hardisk eksternal dsb.

  •  /mnt                  :
    direktori tempat pengaitan sistem sementara.

  • /opt                  :
    berisi paket aplikasi tambahan yang kita install ke dalam system.

  • /proc                :
    filesystem untuk menjalankan proses.

  • /root                :
    direktori untuk user root.

  • /sbin                :
    berisi program biner yang dibutuhkan untuk menjalankan dan memperbaiki system. Biasanya aplikasi yang ada hanya      bisa dijalankan oleh administrator atau root.

  • /temp                :
    direktori tempat menyimpan file temporeri.

  • /usr                  :
    berisi program-program yang bisa di akses oleh user, program source code. Di dalam direktori ini ada subdirektori        /usr/bin dan /usr/sbin yang menyimpan aplikasi executable yang fungsinya sama dengan file di direktori /bin dan /sbin.

  • /var                  :
    untuk menyimpan informasi proses, seperti system history, access logs, dan error logs.

 

Anda bisa mendapatkan informasi  lebih lengkap mengenai Filesystem Hierarchy

Standart di http://www.phatname.com/fhs

 

Friday, January 14, 2011

Menjalankan Aplikasi Windows di Linux Ubuntu







Tentu kita semua sudah tahu bahwa pengguna Operating System Windows masih sangat mendominasi, bahkan secara tidak sadar kita mulai sulit untuk lepas atau tidak tergantung dengan aplikasi atau software di windows. Tutorial saya kali ini saya tujukan kepada para pemula yang ingin bermigrasi dari windows ke linux Ubuntu tetapi masih belum bisa melepaskan beberapa aplikasi di windows.
 

Di Operating System Linux telah disediakan sebuah software yang mampu menjalankan aplikasi windows di Linux, namanya WINE. Yang perlu kalian ketahui software ini hanya berfungsi sebagai emulator, jadi tentu kinerjanya berbeda ketika aplikasi dijalankan di windows dengan ketika menggunakannya di linux dengan bantuan wine.

Untuk menggunakan Wine kalian harus mencari beberapa paket-paket yang dibutuhkan :


1. binfmt-support_1.2.10_all.deb

2. linux-libc-dev_2.6.22-15.56_i386.deb

3. libc6-dev_2.6.1-1ubuntu9_i386.deb

4. winbind_3.0.26a-1ubuntu2.5_i386.deb

5. samba-common_3.0.26a-1ubuntu2.5_i386.deb

6. wine_1.0.0~winehq0~ubuntu~7.10-2_i386.deb

7. wine-dev_1.0.0~winehq0~ubuntu~7.10-2_i386.deb



Untuk mencari paket-paket Wine kalian bisa mengunjungi http://packages.ubuntu.com


Jika kalian sudah mendapatkan paket-paketnya, silahkan install paket-paket tersebut secara urut sesuai nomor di atas.

Perintah untuk menginstallnya adalah: dpkg-i "name packages". deb
Contoh: dpkg-i binfmt-support_1.2.10_all.deb


Tahap selanjutnya:

 

  • Siapkan aplikasi windows kalian yang akan dijalankan di Ubuntu menggunakan Wine (tidak semua aplikasi windows yang dapat dijalankan di ubuntu)
  • Buka terminal, kemudian masuk ke lokasi software windows tadi. Contohnya:
         cd /home/software/windows/
  • Setelah itu mulai jalankan Wine dengan cara:
         Wine "application name". exe

Semoga beruntung ... terimakasih ...!!  

Merubah Tampilan RedHat menjadi TextMode

Selera setiap orang memang berbeda contohnya saja kali ini, sebagian besar orang lebih menyukai interface secara GUI dalam menggunakan Operating System, namun sebagian justru malah suka menggunakan TextMode untuk tampilannya. Langsung saja cara merubah 
tampilan RedHat menjadi TextMode:

- Buka Terminal
- Setelah di terminal ketikkan perintah
  vi /etc/inittab


- Tekan Enter



- Cari kode berikut id: 5: initdefault:
- Tekan tombol Insert pada keyboard
- Jika sudah ganti nomor 5 menjadi nomor 2, jadinya seperti ini id: 2: initdefault:
- Setelah itu tekan tombol Esc pada keyboard kemudian ketik :wq!
- Terakhir ketikkan reboot-f dan tunggu sampai proses restart selesai.


 
Kalau ada pertanyaan cantumkan pada kolom komentar ya...!!

terimakasih...